Sering Gagal Interview Kerja? Mungkin 7 Hal ini Penyebabnya

0
69
wawancara kerja hrd
wawancara kerja hrd

Penyebab gagal saat wawancara kerja – Diterima kerja di perusahaan yang bonafit merupakan hal yang didambakan oleh setiap orang.

Umumnya dalam proses rekrutmen kerja di sebuah perusahaan, biasanya Anda akan dihadapkan pada beberapa tahapan penting seleksi karyawan.

Salah satu tahapan penting dalam melamar sebuah pekerjaan adalah tes wawancara atau biasa kita kenal dengan interview.

Interview kerja adalah suatu tes untuk menguji kemampuan berkomunikasi dengan baik dimana pelamar kerja akan berhadapan dengan pihak perusahaan.

Pihak perusahaan akan memberi serangkaian pertanyaan kepada pelamar dengan maksud mengenal pelamar lebih jauh dan mengungkap kebiasaan dan kepribadiannya.

Pada saat wawancara kerja,  ada hal-hal yang harusnya dihindari oleh pelamar kerja saat wawancara tengah berlangsung hindari kesalahan saat interview kerja.

Alasan kenapa Kamu sering gagal wawancara kerja

Jika Anda akan menghadapi tes wawancara kerja, maka Anda perlu menghindari penyebab kegagalan saat interview kerja. Berikut penjelasannya :

1. Datang terlambat

Apabila pihak rekruter sudah meninformasikan jadwal tes interview, usahakan untuk tidak datang terlambat.

Jika Anda terlambat pada saat akan mengikuti tes interview, hal ini akan akan membuat Anda dipandang tidak mampu menghargai waktu.

Selain itu, pihak perusahaan juga akan menganggap bahwa Anda tidak memiliki sikap disiplin dalam dunia kerja.

Hal ini pastinya akan mengurangi nilai Anda dan menjadikan Anda gagal untuk masuk ke dalam perusahaan yang Anda inginkan.

2. Hindari kesalahan berbicara

Kesalahan berbicara bisa berakibat fatal bagi Anda. Anda diharuskan untuk jujur dan sopan agar pihak perusahaan tertarik menerima Anda. Jangan sampai Anda menyinggung perasaan pewawancara.

Berikut ini yang harus Anda hindari agar tidak terjadi kesalahan dalam berbicara:

  • Hindari berbohong,
  • Usahakan untuk tidak berkeluh-kesah,
  • Jagan mengkritik perusahaan,
  • Hindari membicarakan kejelekan orang lain,
  • Hindari berdebat.

Ya, beberapa hal diatas adalah hal-hal yang harus dihindari dalam berbicara karena mempengaruhi kualitas komunikasi Anda.

Misalnya, saat Anda berbohong maka Anda akan cenderung kelihatan gugup dan terbata-bata. Atau ketika Anda mengeluh Anda akan tampak sebagai seorang yang pesimis.

Biasakanlah untuk berkata-kata yang jujur, optimis, dan memilih apa yang harus disampaikan dan apa yang sebaiknya tidak perlu diungkapkan.

3. Minim akan informasi

Sebelum melamar pekerjaan di sebuah perusahaan alangkah baiknya terlebih dahulu Anda mencari tahu terkait infomasi tentang tempat perusahaan yang ingin dituju.

Misalnya, perusahaan tersebut fokus bergerak di bidang industri, kemudian produksinya apa.

Memiliki banyak informasi seputar pekerjaan yang sedang Anda lamar sangatlah penting. Anda akan mendapatkan nilai plus dari pewawancara, apabila Anda memiliki banyak informasi tentang pekerjaan yang ingin Anda lamar.

4. Bahasa tubuh terlihat tidak fokus

Ketika menjawab pertanyaan saat wawancara kerja pastikan Anda duduk tegak, dan memandang orang yang mewawancarai Anda dengan penuh antusias.

Interviewer akan menilai jika Anda juga sangat tertarik untuk bisa diterima kerja di perusahaan tersebut.

Hindari melihat ke kanan kiri dan tidak melihat orang yang mewawancarai Anda. Jika Anda tidak fokus ini membuat kesan bahwa Anda tidak menghargai lawan bicara atau interviewer.

5. Bersifat pasif saat interview

Saat Anda sedang melakukan wawancara dengan interviewer, alangkah baiknya jika anda mampu membuat suasana pembicaraan menjadi tidak membosankan. Tentu hal ini menjadi nilai plus untuk Anda.

Berikan umpan balik yang positif atau melakukan pembicaraan dua arah dengan interviewer. Anda juga berhak bertanya kepada pihak perusahaan dalam lingkup pembahasan yang relevan.

6. Menanyakan gaji lebih awal

Menanyakan seberapa besar gaji yang akan Anda terima memang merupakan hal yang lumrah untuk ditanyakan.

Namun, jangan sekali-kali Anda menanyakan seberapa besar gaji yang akan Anda terima sebelum si pihak rekruter menanyakan seberapa besar gaji yang Anda terima.

Jika Anda fresh graduate atau baru saja lulus dari pendidikan hindari menanyakan gaji pada saat wawancara awal.

7. Menuntut gaji yang terlalu tinggi

Biasanya salah satu pertanyaan ketika wawancara adalah mengenai gaji. Pewawancara akan bertanya berapa gaji yang Anda inginkan.

Pertanyaan ini tentu terlihat agak menjebak dan Anda akan merasa serba salah untuk menjawab.

Yang perlu Anda lakukan adalah Anda harus mengetahui tanggung jawab dari posisi yang dilamar dan berapa biasanya gaji yang diberikan untuk posisi tersebut.

Sebaiknya, hindari menuntut gaji yang terlalu tinggi karena Anda akan terlihat sombong di mata pewawancara.

Tetapi juga jangan menuntut gaji yang terlalu rendah, karena Anda akan terlihat tidak menghargai diri sendiri.

Itulah hal-hal yang harus Anda hindari dalam menghadapi tes wawancara kerja. Untuk dapat menghindarkan diri Anda dari hal-hal diatas, Anda tentunya dituntut banyak belajar dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik.

Kenali posisi kerja yang Anda lamar, kenali seberapa jauh potensi yang Anda miliki, dan berusahalah untuk terbiasa berkomunikasi dengan baik.

Semoga informasi mengenai penyebab gagal saat wawancara kerja ini dapat bermanfaat dan berguna bagi anda yang membutuhkan. Jangan lupa baca pula beragam informasi menarik lainnya seputar dunia kerja, hanya di Seputarkarir.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here