Profesi

Apa itu Human Capital Management dan Tugasnya di Perusahaan?

Human capital management adalah – Peran pegawai dalam suatu perusahaan terkadang masih dipandang sebelah mata. Tapi tahukah Anda, bahwa pegawai adalah sumber...

Written by Eling Widiatmoko · 3 min read >
Budaya kerja perusahaan
human capital management
Sumber Gambar : www.thehrdigest.com

Human capital management adalah – Peran pegawai dalam suatu perusahaan terkadang masih dipandang sebelah mata.

Tapi tahukah Anda, bahwa pegawai adalah sumber daya manusia yang dapat diasah menjadi asset  perusahaan yang bernilai ? Skema inilah yang selanjutnya diaplikasikan pada Human Capital Management.

Masalahnya istilah ini mengarah pada satu posisi penting di perusahaan yang mempunyai tanggung-jawab besar pada sumber daya manusia.

Apa Itu Human Capital Management?

Menurut Chatzkel, Human Capital Management adalah usaha mengatur dan meningkatkan kemampuan pegawai untuk mencapai tingkat terpenting yang semakin tinggi secara performa.

Investasi itu dilaksanakan lewat beragam program seperti engagement retention pegawai, talenta manajemen, dan learning and development.

Dengan begitu, bisa diketahui jika Human Capital Management berperan untuk menjembatani antara strategi sumber daya manusia dengan strategi bisnis.

Dalam praktiknya, elemen HCM ini sangat penting karena kegiatan tersebut akan menghasilkan laporan sebagai bahan penilaian yang merupakan kewajiban bagi perusahaan untuk menjaga performa jangka panjang.

Info dalam laporan hasil Human Capital Manajemen penting untuk memberikan dukungan perusahaan dalam meningkatkan pengetahuannya untuk merumuskan strategi pengelolaan Sumber Daya Manusia.

Apa Perbedaan Human Resource dengan Human Capital?

Walau kelihatannya ada kesamaan, namun terdapat perbedaan di antara human resource dengan human capital.

Menurut John M, Ivancevich dalam bukunya yang dengan judul “Human Resource Manajemen” menjelaskan jika human resource manajemen ialah management SDM yang berisi dengan beberapa program yang langsung berkaitan dengan pegawai, yakni memberikan fasilitas mereka untuk capai tujuan dari organisasi dan personal.

Dari pengertian itu, bisa diambil kesimpulan jika dalam Human Resource, SDM sebagai asset perusahaan yang berperan sebagai fasilitator dan simpatisan di dalam meraih misi dan menjalankan visi perusahaan.

Konsentrasi dari human resource development yakni pada penambahan nilai pegawai dalam memberikan dukungan penerapan strategi bisnis perusahaan sehingga peran itu bisa berupa pencapaian organisasi.

Karena itu dalam human resource, pergantian pegawai kontrak dengan pegawai baru wajar terjadi, karena pada konsepnya peranan pegawai cuma untuk simpatisan saja.

Tetapi saat kita bicara tentang human capital, konsep ini memandang manusia sebagai kunci di perusahaan, tidak cuma sekedar simpatisan untuk capai arah.

Konsentrasi utama human capital manajemen yakni pada beberapa langkah vital dalam mengoptimalkan ketrampilan dan bakat SDM untuk melakukan beberapa fungsi strategi bisnis.

Hingga, pegawai sebagai salah satu asset perusahaan tidak bisa secara mudah terpindahkan oleh orang lain.
Peran pegawai begitu penting sebagai asset berharga perusahaan yang tidak gampang diganti.

Karena itu, sangat penting untuk memperoleh, menganalisa dan menyuguhkan mekanisme informasi dalam rencana untuk mengaktualisasi, dan mempercepat terimplementasinya strategi yang efisien dan efektif.

Tipe-Jenis dari Human Capital

Human Capital ini mempunyai beragam macamnya. Berikut beberapa di antaranya.

1. General Management Human Capital

Pemahaman human capital tipe ini dikembangkan untuk beberapa SDM dengan tingkat paling tinggi. Dia mencakup kompetensi-kompetensi di bagian managerial seperti kepimpinan, pengambilan keputusan, dan ketrampilan fungsional yang lain.

Termasuk didalamnya saat harus mengurus keuangan, operasional, sampai SDM. Ini benar-benar diperlukan oleh seorang yang ada di tingkat eksekutif hingga mereka sanggup berhubungan dengan investor atau pelaku bisnis lain supaya perusahaan bisa maju.

2. Strategi Human Capital

Pada tipe ini, SDM diwajibkan mempunyai ketrampilan yang sifatnya strategis yang akan mereka dapatkan dari pengalaman saat menghadapi situasi tertentu.

Misalkan pada bagian finance, pegawai dituntut agar bisa membuat strategi keuangan saat terjadi efisiensi, misalkan karena keadaan keuangan sedang tidak baik.

Maka, strategi human capital artinya benar-benar diperlukan di perusahaan supaya bisa beradaptasi dengan beberapa kondisi yang tidak dapat diprediksikan.

3. Industry Human Capital

Tipe ini menuntut seseorang untuk mempunyai pengetahuan yang terkait dengan industri tertentu, baik dari sisi tehnis, regulasi, dan lain-lain.

Misalkan, semua pengetahuan mengenai industri otomotif, industri makanan, industri ritel, dan sebagainya.

4. Relationship Human Capital

Salah satu kekuatan yang perlu dipunyai banyak pegawai ialah Kemampuan berkomunikasi. Saat Anda bisa menjalin komunikasi yang bagus, entahlah ke sama-sama pegawai, atau kenalan usaha yang lain, memiliki arti ini terhitung ke relationship human capital.

Kemampuan ini penting dipunyai oleh seorang pegawai karena saat mereka mempunyai kemampuan untuk berinteraksi secara baik, hal itu akan mendukung terwujudnya objektif pekerjaan mereka.

5. Company Specific Human Capital

Tipe ini terkait dengan susunan dan peraturan dari perusahaan masing-masing di mana semua mempunyai keunikannya masing-masing.

Terlepas dimanapun mereka bekerja, tiap pegawai harus sanggup menyesuaikan dengan semua ketetapan yang berada di perusahaan.

Saat mereka sudah memahami budaya dan ketetapan perusahaan, mereka semakin lebih gampang bekerja sesuai visi misi perusahaan.

Maksud dan Tujuan Human Capital Manajemen

Human Capital Manajemen mempunyai 4 (empat) tujuan, yakni:

  • Menunjukkan seberapa jauh peran Sumber Daya Manusia terhadap bisnis dan nilai untuk pemegang saham.
  • Membuktikan secara kuantitatif nilai yang dihasilkan (outcome) dari Management Sumber Daya Manusia, misalkan seperti pada wujud ROI.
  • Menyediakan pedoman atau dasar untuk peningkatan strategi Sumber Daya Manusia dan bisnis ke depan.
  • Memberi info tentang strategi dan praktek untuk tingkatkan efektifitas pengendalian atau Management Sumber Daya Manusia.

Tugas Human Capital Management

Sedangkan untuk beberapa tugasnya, seorang HCM umumnya akan mempunyai beberapa tanggung-jawab. Salah satunya ialah seperti berikut:

1. Recruitment Pegawai

Pekerjaan Human Capital yang pertama ialah perekrutan pegawai. Dimulai dari proses penerimaan dengan memasangkan iklan lowongan di job portal, mereview calon kandidat yang sesuai, melakukan panggilan wawancara, lakukan test tercatat dan wawancara, s/d tanda-tangan kontrak kerja.

PHK karena habis waktu kontrak kerja, sudah masuk usia pensiun, atau karena alasan pengurangan pegawai sebagai pekerjaan Human Capital.

2. Membuat dan menyusun Jobdesc

Sesudah melalui proses recruitment pegawai, pekerjaan setelah itu yakni menentukan jobdesk pegawai baru dalam mekanisme organisasi yang sudah ditetapkan sesuai info dalam tahapan recruitment.

3. Menghitung Beban Kerja Pegawai

Saat perusahaan tengah berada pada tahapan berkembang dan tugas mulai banyak, karena itu pekerjaan Human Capital yakni  mempelajari dan menentukan apakah perusahaan harus mengambil pegawai baru atau menambahkan peraturan overtime (lembur) pada pegawainya.

4. Memverifikasi Data Pegawai

Aktivitas yang sudah dilakukan dalam memenuhi pekerjaan ini yakni mempersiapkan dan memverifikasi beberapa data pegawai seperti klaim agunan sosial, form upah pegawai, permintaan cuti, dan masih banyak lagi.

5. Menghitung Penyusutan Peralatan Kerja Pegawai

Tiap pegawai mempunyai perlengkapan dan peralatan yang bakal mengalami akumulasi penyusutan (depresiasi) tiap tahunnya. Menjadi tanggung-jawab seorang Human Capital untuk tangani pekerjaan ini.

6. Mengurusi Upah pegawai

Mekanisme pengupahan pegawai akan mempengaruhi semangat kerja dan produktivitas pegawai, yang pada akhirnya akan tentukan kesuksesan organisasi. Oleh karenanya, Human Capital Management harus sanggup cari peraturan yang efisien dan efektif berkenaan mekanisme pengupahan pegawai.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai gambaran umum pengertian dan peran Human Capital Management dalam perusahaan.

Semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan berguna bagi Anda yang akan melamar kerja di divisi Human Capital Management.

Buat Anda yang termasuk fresh graduate atau ingin resign dan mencari pekerjaan baru, Anda bisa mendapatkan informasi lowongan kerja di halaman Info Loker.

Jika Anda ingin meningkatkan peluang diterima kerja, maka perlu persiapan matang. Anda bisa membaca informasi seputar tes masuk dunia kerja di halaman Tips Karir agar lebih matang dan percaya diri saat tes masuk dunia kerja.

Jangan lupa baca pula beragam informasi menarik lainnya seputar dunia kerja, hanya di Seputarkarir.com.

Written by Eling Widiatmoko
Hanya seorang lelaki biasa yang suka menulis dan berbagi informasi. Semoga artikel di seputarkarir.com yang saya tulis bermanfaat dan menambah wawasan Anda Profile

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *