Tips Karir

18 Pertanyaan Interview dan Jawabannya yang Kerap Ditanyakan oleh HRD

Pertanyaan interview dan jawabannya untuk fresh graduate – Buat para jobseeker yang baru lulus kuliah dan ingin mengawali karirnya di dunia pekerjaan,...

Written by Eling Widiatmoko · 8 min read >
Pertanyaan interview kerja
pertanyaan wawancara kerja
Sumber Gambar : thumbor.forbes.com

Pertanyaan interview dan jawabannya untuk fresh graduate – Buat para jobseeker yang baru lulus kuliah dan ingin mengawali karirnya di dunia pekerjaan, sangat penting untuk mempelajari dan memahami proses interview kerja.

Pasalnya beberapa fresh graduate masih kurang pengalaman dalam menjawab pertanyaan wawancara kerja dari HRD dan User.

Tidak hanya karena pengalaman kerja yang masih sedikit. Beberapa fresh graduate kemungkinan tidak pernah ikuti program magang sebelumnya.

Hingga tentunya akan kebingungan saat menjalankan proses wawancara kerja dan menjawab beberapa pertanyaan dari HRD.

Sebenarnya jawaban untuk pertanyaan interview fresh graduate itu tidak terlampau sulit, asal kamu dapat menyiapkan teknik menjawabnya terlebih dahulu saat sebelum wawancara. Ingin tahu bagaimana triknya?

Langsung saja yuk kita simak beberapa pertanyaan interview dan jawabannya untuk fresh graduate yang kerap disodorkan oleh HRD !

Pertanyaan interview dan jawabannya untuk fresh graduate

pertanyaan wawancara
Sumber Gambar : https://www.orhp.com/

Pelajari beberapa pertanyaan interview dan jawabannya untuk fresh graduate di bawah ini. Di saat wawancara nanti, kemungkinan besar pertanyaan yang dilemparkan HRD akan sekitar beberapa topik di bawah ini.

1. Ceritakan dengan singkat mengenai dirimu

Pertanyaan wawancara kerja ini sangat umum ditanyakan pada awal perbincangan dengan HRD. Walau HRD sudah baca CV kamu, tetap di sini kamu harus dapat mendeskripsikan kepribadian dirimu secara baik.

Karena, HRD ingin melihat bagaimanakah cara kamu menggambarkan diri sendiri. Jawaban dari pertanyaan ini akan memberinya kesan pertama HRD pada kamu.

Mulai dengan perkenalan singkat seperti nama, umur, asal kampus, dan jurusan yang diambil saat kuliah. Selanjutnya lanjut pada aktivitas yang kamu kerjakan sepanjang duduk di bangku kuliah dan hal apa yang kamu pelajari dari sana.

Akan lebih bagus jika kamu mempunyai prestasi selama mengemban pendidikan dan passion yang terkait dengan pekerjaan yang kamu lamar.

Persiapkan jawaban kamu jauh hari saat sebelum sesion wawancara dimulai. Karena jawabanmu bisa menjadi nilai lebih buat masuk ke proses yang selanjutnya.

Untuk menjawab pertanyaan ini, tentu Anda harus harus mempelajari cara menjawabnya. Lebih detailnya Anda bisa membaca artikel tentang Cara Terbaik Memperkenalkan Diri Saat Interview Beserta Contohnya

2. Apa yang menjadi kelebihan kamu?

Pertanyaan saat wawancara kerja untuk fresh graduate yang ini dapat meliputi beberapa hal. Dapat meliputi mengenai kemampuan yang kamu punyai, sikap kepimpinan, atau peranmu untuk tim.

Dengan bertanya kelebihan kamu, pewawancara berniat untuk cari tahu apa kamu pas untuk isi posisi yang sedang kosong.

Cara menjawabnya, cukup beritahukan ketrampilan dan kelebihanmu sepanjang menempuh pendidikan di universitas atau mengerjakan kegiatan dalam organisasi.

Hindari jawaban yang berkesan tinggi hati dan tidak berdasarkan seperti ‘saya pintar’ atau ‘saya yang paling pintar di kelas’. Lebih baik sebutkan  kemampuan yang kamu punyai dan berhubungan dengan posisi yang kamu lamar.

Misalkan, kamu melamar posisi marketing yang memerlukan kemampuan negosisa tingkat tinggi dan kekuatan analitis yang bagus, kamu dapat menjawab jika kamu termasuk orang yang mudah beradaptasi dan disiplin.

3. Apa yang menjadi kekurangan kamu?

Setelah pertanyaan mengenai kelebihan, pasti HRD  ingin tahu kekurangan yang berada di pada diri kamu. Jawab pertanyaan ini dengan jujur dan sebut kekurangan yang terkait dengan kemampuan kerja.

Jangan sekalipun menjawab, tidak mempunyai kekurangan. Perusahaan tidak akan mengetahui apa kamu pas atau mungkin tidak dengan posisi yang kamu lamar jika tidak menjawab pertanyaan ini.

Hindari menjawab pertanyaan wawancara kerja ini dengan bilang “saya terlampau perfeksionis saat bekerja” atau “saya tidak pintar bertransaksi” walau sebenarnya posisi yang kamu lamar tidak terkait dengan kekuatan negosiasi.

Untuk menjawab pertanyaan ini, tentu Anda harus harus mempelajari cara menjawabnya. Lebih detailnya Anda bisa membaca artikel tentang Cara menjawab pertanyaan : Coba Sebutkan Apa Kelebihan dan Kekurangan Anda?

4. Apa alasan kamu ingin melamar ke perusahaan ini

Selanjutnya kamu harus dapat jawab pertanyaan wawancara kerja mengenai alasan mengapa kamu melamar kerja di perusahaan ini. Jauhi jawaban seperti “cari pengalaman”, dan “ingin belajar”.

Kamu dapat menjawab dengan mengatakan hal dari perusahaan yang membuat kamu tertarik, atau mengenai riwayat perusahaan dan prestasi dan reputasi yang diraih oleh korporasi itu dari sejak awalnya berdiri sampai sekarang ini.

Dengan demikian, HRD akan melihat kamu sebagai calon yang mempunyai kemauan tinggi untuk bekerja di perusahaan itu.

Sesudah menguraikan mengenai perusahaannya, sekarang kamu harus dapat menerangkan mengapa ingin menempati sebuah posisi ini di perusahaan tersebut.

Jawabnya sebetulnya sederhana, cukup terangkan saja background pendidikan yang kamu punyai dan itu jadi argumen intinya.

Sebagai contoh, jika kamu ialah lulusan manajemen pemasaran karena itu kemungkinan posisi yang diambil ialah di seputar sales atau marketing.

Untuk menjawab pertanyaan ini, tentu Anda harus harus mempelajari cara menjawabnya. Lebih detailnya Anda bisa membaca artikel tentang Cara Menjawab Pertanyaan HRD : “Mengapa Anda Ingin Bekerja di Perusahaan Kami?”

5. Apa yang kamu pahami mengenai perusahaan ini?

untuk jawab pertanyaan ini kamu harus menyiapkan diri dengan mempelajari dan cari tahu seperti apakah perusahaan yang bakal kamu lamar.

Sebut di bagian industri apa perusahaan itu bergerak, produk atau layanan yang dibuat perusahaan, dan siapa pesaingnya.

Dengan demikian, pewawancara akan percaya jika kamu telah lakukan research dalam yang mengisyaratkan kamu benar-benar ingin melamar di perusahaan ini.

6. Apakah Kamu mempunyai pengalaman magang?

Pertanyaan saat wawancara kerja untuk fresh graduate yang tersering disodorkan HRD setelah itu terkait pengalaman magang.

Untuk kamu yang mempunyai pengalaman magang saat kuliah, maka dapat menjawab pertanyaan ini sama sesuai pengalamanmu.

Katakan pengalaman kamu magang di posisi apa dan di perusahaan mana kamu menjalaninya. Beritahukan juga deskripsi tugas yang kamu kerjakan sepanjang magang dan bagaimana itu memberinya dampak dalam diri kamu.

Tetapi bila kamu tidak pernah mempunyai pengalaman magang, jangan berkecil hati. Kamu masih tetap dapat menerangkan alasan kenapa kamu tidak mempunyai pengalaman magang.

Sebagai gantinya, beritahu apa aktivitas yang kamu kerjakan saat kuliah, seperti aktif dalam organisasi atau tergabung dengan komunitas tertentu di sela waktu belajar.

7. Seberapa aktif kamu saat kuliah?

Hampir serupa dengan pertanyaan wawancara kerja sebelumnya,  melalui pertanyaan ini pewawancara ingin mengetahui keaktifan kamu sepanjang kuliah.

Kemampuan kamu membagi waktu dan konsentrasi untuk kuliah dan menjalankan organisasi bisa juga dipandang dari cara kamu menjawab pertanyaan ini.

Disamping itu ada beberapa hal lain yang jadi nilai lebih bila kamu dapat bercerita beragam kegiatan kamu saat kuliah seperti organisasi, ikuti lomba, mengajar, dan lain-lain tetapi masih tetap dapat menjaga nilai IPK yang bagus.

8. Apa yang biasa kamu kerjakan di waktu senggang?

Kamu dapat jawab pertanyaan wawancara kerja ini dengan bebas. Tidak ada kelirunya bercerita mengenai hal atau kegiatan yang suka kamu kerjakan di waktu senggang. Misalnya membaca, olahraga, menulis, memancing, dan lain lain.

Realistis saja, tidak perlu dibuat-buat untuk dapat berkesan baik di mata pewawancara. Karena jika kamu bohong, pewawancara tentu akan mengetahui dan malah memberinya penilaian jelek pada jawaban kamu.

9. Kenapa kamu pilih jurusan ini saat kuliah?

Saat mendaftar pekerjaan dan sampai ke tahapan interview, kamu harus mempunyai nilai plus yang membandingkan kamu dari banyak pelamar yang lain.

Mungkin untuk posisi marketing yang kamu lamar, ada beberapa kandidat  lain yang merupakan lulusan manajemen pemasaran dari beragam perguruan tinggi terkemuka.

Oleh karenanya, kamu harus pikirkan matang-matang mengenai jawaban dari pertanyaan wawancara kerja ini.

Pertama kamu dapat menjawab dengan minat kamu pada sektor pengetahuan yang kamu pelajari. Selanjutnya teruskan dengan argumen kamu kenapa memilih jurusan dan perguruan tinggi tersebut.

Kamu dapat tutup jawaban kamu dengan menerangkan apa saja pengetahuan yang kamu peroleh dan bagaimana itu memberinya dampak pada opsi karier kamu.

10. Kamu lebih senang kerja sendiri atau dalam team?

Pertanyaan interview kerja yang satu ini kemungkinan sedikit menjerat. Bila menjawab lebih senang kerja sendiri, kamu khawatir akan dipandang tidak dapat kerja dalam team.

Tetapi jika menjawab lebih senang kerja dalam team, kamu khawatir akan dipandang tidak mandiri.

Terlepas dari apa saja tipe pekerjaan yang kamu lamar dan apakah kamu introvert atau ekstrovert, pertanyaan ini harus kamu jawab dengan meninggalkan kesan jika kamu dapat dihandalkan dan bekerja dengan baik secara mandiri atau dalam team.

Beri contoh kasus yang positif di mana kamu terbukti dapat kerjakan tugas bersama team atau sendiri berdasar pengalaman yang kamu miliki.

11. Apakah Kamu siap ditempatkan di luar kota?

Pertanyaan interview kerja yang ini sering ditanya jika kamu melamar ke perusahaan yang banyak memiliki cabang dan menyebar di segala penjuru Indonesia.

Karena seringkali calon fresh graduate yang bisa lolos penyeleksian ditaruh di beberapa daerah yang jauh dari rumah pada periode awalnya bekerja. Untuk beberapa orang pertanyaan ini terhitung susah-susah gampang untuk dijawab.

Mudah untuk dijawab oleh orang yang menyukai tinggal sendiri alias mengelana, sedangkan cukup susah untuk fresh graduate yang terlatih tinggal bersama keluarga atau lingkungan dekat yang lain.

Jawabnya bergantung pribadi masing-masing . Maka yakinkan dirimu lebih dulu apakah siap untuk berdinas ke luar kota atau luar negeri saat sebelum maju ke tahapan seterusnya.

12. Apakah kamu siap bekerja lembur?

Beberapa perusahaan seperti perusahaan startup misalnya mempunyai jam kerja yang flexible dan kerap kali melewati batas jam kerja normal alias lembur.

Oleh karenanya pertanyaan saat interviu kerja untuk fresh graduate ini bisa saja akan kamu jumpai dalam sesion wawancara kerja.

Tidak cuman mengenai kerja lembur, pertanyaan ini bisa juga berkisar pada kesediaan kamu bekerja diakhir minggu.

Kunci untuk jawab pertanyaan ini ialah jujur dengan kemampuan kerja yang kamu punyai. Janganlah sampai kamu bersedia untuk lembur tetapi rupanya ketika telah diterima kerja kamu benar-benar tidak dapat bekerja lembur.

Kamu bisa juga menjawab secara bijaksana jika kamu siap kerja lembur jika dikasih tahu semenjak jauh hari. Dengan demikian, pewawancara akan mengetahui kemampuan kamu untuk dapat bekerja lembur atau bekerja diakhir minggu, jika tidak mendadak.

13. Apa yang ingin kamu raih lima tahun ke depan?

Umumnya perusahaan akan menanyakan, apa yang ingin kamu raih dalam 5 tahun di depan, sampai apa cita-citamu.

Tujuan dari pertanyaan ini bukanlah sekadar basa-basi, tetapi untuk ketahui seberapa jauh tekadmu dan apakah kamu akan setia bekerja untuk perusahaan dalam periode waktu lama atau tidak.

Jawablah secara logis, misalkan ingin terus belajar, naik jabatan, mempunyai peranan yang besar di perusahaan. Atur jawabanmu secara terkonsep dan masih tetap yakinkan arah kariermu lima tahun kedepan tidak meleset dari misi serta visi perusahaan.

14. Ceritakan mengenai goals kamu

Berbeda dengan pertanyaan mengenai apa yang ingin kamu raih lima tahun ke depan, saat disuruh untuk bercerita mengenai goals atau tujuan kamu, pewawancara sebenarnya sedang memandang apa arah karier kamu sesuai profile tugas di perusahaan yang kamu lamar.

Misalkan kamu melamar untuk posisi marketing, karena itu jelaskan tujuanmu adalah jadi marketing yang handal dalam memasarkan berbagai produk.

15. Berapa gaji yang Kamu harapkan.

Pertanyaan saat interview kerja untuk fresh graduate yang tersering ditanya oleh HRD ialah mengenai gaji yang kamu harapkan.

Untuk fresh graduate, biasanya standard upah yang diberi ialah Rp lima juta sampai Rp 6 juta-an tergantung status dan perusahaan yang dilamar.

Tetapi hal tersebut bukan suatu parameter yang pasti. Kamu dapat mengatakan nominal yang kamu harap, asal angkanya masih lumayan logis untuk diterima oleh sebuah perusahaan.

Supaya tidak keliru dalam menjawab, lakukan dahulu penelitian untuk ketahui berapakah gaji yang pas untuk posisi yang kamu lamar.

Untuk menjawab pertanyaan ini, tentu Anda harus harus mempelajari cara menjawabnya. Lebih detailnya Anda bisa membaca artikel tentang “Cara menjawab jika di tanya gaji yang diharapkan saat interview kerja”

16. Mengapa perusahaan harus memilih kamu?

Mendekati akhir sesi interview kerja, umumnya pertanyaan wawancara kerja untuk fresh graduate yang ini akan disodorkan dan kerap kali membuat beberapa kandidat kebingungan.

Setelah ketahui lumayan banyak mengenai kamu, pewawancara ingin diyakinkan kembali jika kamu betul-betul pas untuk isi status yang kamu lamar.

Untuk jawab pertanyaan ini kamu harus dapat menyambungkan kemampuan dan kapabilitas kamu dengan visi misi perusahaan. Jelaskan apa yang dapat kamu kerjakan sebagai kontributor untuk perusahaan tersebut.

Kamu bisa juga memberikan keyakinan pewawancara tentang kemampuan paling mencolok yang membandingkan kamu dari calon lainnya dan jika karakter kamu sesuai dengan budaya perusahaan.

17. Bila kamu diterima, kapan kamu bisa mulai bekerja?

Pertanyaan ini tentu seolah memberikan secercah harapan untuk fresh graduate yang terus-menerus melamar kerja.

Umumnya pelamar akan tedengar demikian semangat jawab pertanyaan ini. Disamping itu, pertanyaan ini memanglah bukan pertanyaan susah untuk dijawab.

Salah satunya contoh jawaban jika kamu memang mulai bisa bekerja secepat-cepatnya ialah “besar keinginan saya dapat tergabung sesegera mungkin bila diizinkan”.

Tetapi jika rupanya kamu memerlukan waktu untuk berpindah kost, mengurusi administrasi, dan hal yang lain karena itu jujur dengan keadaan itu.  Tidak ada dasar tentu untuk jawab pertanyaan ini tetapi disamakan dengan persiapan kamu.

18. Apakah ada yang ingin di tanyakan?

Diakhir sesion wawancara kerja, umumnya pewawancara akan bertanya apa kamu punya pertanyaan buatnya atau mungkin tidak.

Kekeliruan yang terbanyak dilaksanakan beberapa calon ialah menjawab tidak mempunyai pertanyaan.

Padahal, pertanyaan ini ialah peluang yang bagus untuk kamu untuk memperlihatkan kesungguhan dan prinsip kerjamu pada pekerjaan itu.

Pertanyaan yang kamu sampaikan akan menjadi penilaian berapa krisis dan besarnya rasa keinginantahuanmu pada posisi yang kamu lamar.

Kamu dapat menanyakan terkait seluk beluk perusahaan, bagaimana ritme kerja, budayanya, atau topik yang kamu ingin ketahui tapi belum diulas oleh pewawancara.

Dengan mengajukan pertanyaan, kamu akan meninggalkan kesan positif dan tutup interview kerja ini secara baik di mata pewawancara.

Nah, itulah beberapa pertanyaan interview dan jawabannya untuk fresh graduate yang sering di tanyakan oleh tim HRD dan cara menjawabnya.

Setelah mengetahuinya, kamu tinggal menyiapkan diri sebaik mungkin sebelum menjalani interview HRD dan user.

Banyak fresh graduate tidak berhasil dalam interview kerja karena tidak mengetahui benar mengenai posisi dan perusahaan yang dilamarnya. Sehingga malah meninggalkan kesan jika fresh graduate cuma asal melamar saja.

Oleh karenanya, kamu harus membuat pewawancara berkesan pada keseriusan kamu melamar suatu posisi dengan memperlihatkan jika kamu mengenal posisi dan perusahaan dimulai dari visi misi, kegiatan, produk, sampai pesaingnya.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai gambara umum pertanyaan interview dan jawabannya untuk fresh graduate.

Semoga setelah membaca artikel ini, Anda tidak bingung lagi dan berhasil melalui proses wawancara dengan lebih matang.

Jika Anda ingin meningkatkan peluang diterima kerja, maka perlu persiapan matang. Anda bisa membaca informasi seputar tes masuk dunia kerja di halaman Tips Karir agar lebih matang dan percaya diri saat tes masuk dunia kerja.

Jangan lupa baca pula beragam informasi menarik lainnya seputar dunia kerja, hanya di Seputarkarir.com.

Written by Eling Widiatmoko
Hanya seorang lelaki biasa yang suka menulis dan berbagi informasi. Semoga artikel di seputarkarir.com yang saya tulis bermanfaat dan menambah wawasan Anda Profile

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *